
MOJOKERTO — Semarak kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai Dusun Sumberaji, Desa Karang Jeruk, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Masyarakat antusias memadati kawasan tersebut untuk mengikuti karnaval Sound Horeg dan santunan anak yatim piatu dalam rangka memperingati Qoul Syeh Abdul Malik, atau yang lebih dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Mbah Margo. (5 September 2026).
Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai rombongan peserta karnaval. Dentuman sound system berpadu dengan beragam kreasi peserta menjadikan suasana semakin semarak. Antusiasme masyarakat juga terlihat dari banyaknya warga yang datang dan menyaksikan jalannya karnaval, termasuk warga dari sejumlah desa tetangga.

Salah satu rombongan yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut terlihat membawa identitas bertuliskan “Pemuda Tepusari”. Kehadiran rombongan tersebut bersama peserta lainnya semakin menambah warna dan daya tarik karnaval yang berlangsung di wilayah Desa Karang Jeruk.

Namun, kemeriahan acara tidak semata-mata menghadirkan hiburan bagi masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilaksanakan santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan sosial ini menjadi bagian penting dari peringatan Qoul Syeh Abdul Malik, sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung, Polsek Jatirejo bersama Koramil Jatirejo turut hadir melakukan pengamanan. Personel ditempatkan di sejumlah titik sekitar lokasi dan jalur karnaval guna membantu mengantisipasi kepadatan serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kolaborasi antara panitia, peserta, masyarakat, serta aparat keamanan turut mendukung kelancaran acara. Meski dipadati masyarakat dan diikuti sejumlah rombongan karnaval, situasi selama kegiatan tetap berlangsung dengan aman dan terkendali.
Salah seorang penonton, sebut saja Rudi, mengaku senang melihat kemeriahan acara tersebut. Ia menilai antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan warga dari berbagai desa di sekitar Karang Jeruk turut datang untuk menyaksikan karnaval.
“Acara karnaval di Desa Karang Jeruk sangat meriah. Warga dari berbagai tetangga desa ikut hadir untuk menikmati acara karnaval Sound Horeg, Qoul Syeh Abdul Malik atau Mbah Margo. Semoga lancar dan sukses,” ujar Rudi.
Kegiatan karnaval Sound Horeg dan santunan anak yatim piatu tersebut menjadi momentum yang mempertemukan unsur tradisi, kebersamaan, hiburan, dan kepedulian sosial dalam satu rangkaian kegiatan. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa peringatan Qoul Syeh Abdul Malik atau Mbah Margo masih memiliki daya tarik dan menjadi bagian dari kebersamaan warga di wilayah tersebut.
Dengan dukungan masyarakat, panitia, peserta karnaval, serta pengamanan dari jajaran Polsek dan Koramil Jatirejo, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses hingga selesai.
(Redaksi).
