
Mojokerto – Badan Pelestarian Kebudayaan Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi pemugaran Situs Kumitir yang berlangsung di Balai Desa Kumitir, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pegawai Balai Pelestarian Kebudayaan, Disbudporapar,Camat Jatirejo, Kepala Desa Kumitir, perwakilan Kapolsek Jatirejo, sekretaris desa, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Koordinator Balai Pelestarian Kebudayaan, Ratna, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait rencana pemugaran Situs Kumitir pada tahun 2026. Ia menjelaskan bahwa proses pemugaran akan segera dimulai pada akhir April mendatang.
“Pada tahap pertama, pemugaran akan difokuskan di sisi barat situs. Kami berharap masyarakat dapat memahami proses ini serta ikut mendukung upaya pelestarian cagar budaya,” ujarnya.
Ratna juga menegaskan bahwa pemugaran dilakukan dengan memperhatikan kaidah pelestarian agar nilai sejarah situs tetap terjaga. Selain itu, pihaknya membuka ruang komunikasi dengan masyarakat selama proses berlangsung.
Sementara itu, Kepala Desa Kumitir, Mokhamad Khoirun, menyambut baik rencana tersebut. Ia berharap pemugaran situs dapat memberikan dampak positif bagi warga desa, baik dari sisi pelestarian sejarah maupun potensi peningkatan ekonomi.
“Semoga dengan adanya pemugaran ini, Situs Kumitir bisa menjadi aset berharga bagi desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan warisan budaya di wilayah Mojokerto.(Red)
