
Pasuruan, 16 September 2026 — Semangat membangun generasi Qur’ani, berakhlak mulia, dan berprestasi kembali diwujudkan melalui Festival Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) SD Ke-5 Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 16 Septembe.r 2026, bertempat di SDN Martopuro 1, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Qur’ani, Berakhlak Mulia, dan Berprestasi untuk Pasuruan yang Gemilang.”
Festival BTQ SD Ke-5 Kabupaten Pasuruan merupakan ajang bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengembangkan sekaligus menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang Al-Qur’an dan seni Islami. Beberapa cabang yang dilombakan dalam festival tersebut meliputi Tartilul Qur’an, Tahfidzul Qur’an, Kaligrafi, dan Al-Banjari.
Dalam kegiatan tersebut, beberapa siswa SD Maarif Jogosari Pandaan mendapatkan kesempatan untuk mewakili Kecamatan Pandaan pada Festival BTQ tingkat Kabupaten Pasuruan. Dengan persiapan dan latihan yang dilakukan sebelumnya, para peserta tampil dengan penuh semangat dan berusaha memberikan kemampuan terbaiknya.

Alhamdulillah, perwakilan SD Maarif Jogosari Pandaan berhasil meraih prestasi yang membanggakan, yaitu:
- M. Zidni Ilman — Juara 2 Tahfidzul Qur’an Putra
- M. Aldian Syam — Juara Harapan 3 Tartilul Qur’an Putra
Selain prestasi yang diraih oleh siswa SD Maarif Jogosari Pandaan, perwakilan dari sekolah dasar lainnya yang juga membawa nama Kecamatan Pandaan turut memperoleh prestasi dalam Festival BTQ SD Ke-5 Kabupaten Pasuruan, yaitu:
- Juara Harapan 2 Tahfidzul Qur’an Putri
- Juara 3 Kaligrafi Putri
Rangkaian prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Kecamatan Pandaan sekaligus menunjukkan adanya semangat dan potensi siswa-siswi sekolah dasar dalam bidang keagamaan, khususnya dalam membaca, menghafal, dan mengekspresikan kecintaan terhadap Al-Qur’an melalui berbagai cabang lomba.
Bagi SD Maarif Jogosari Pandaan, pencapaian M. Zidni Ilman dan M. Aldian Syam menjadi sebuah kebanggaan sekaligus motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Prestasi tersebut tidak hanya menjadi hasil dari sebuah perlombaan, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembentukan karakter siswa agar memiliki semangat belajar, percaya diri, disiplin, serta semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Keikutsertaan dalam Festival BTQ SD Ke-5 juga menjadi pengalaman berharga bagi para peserta untuk mengembangkan bakat dan kemampuan mereka di tingkat Kabupaten Pasuruan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan berakhlak mulia.
Festival BTQ SD Ke-5 Kabupaten Pasuruan diharapkan dapat terus menjadi sarana untuk menumbuhkan dan mengembangkan generasi Qur’ani yang mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus turut mewujudkan Pasuruan yang gemilang. (Dirwan).
