
Mojokerto, 19 Juli 2027 – Dalam upaya meningkatkan pelayanan hukum kepada masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap keadilan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) GARDA SAKERA kembali menggelar kegiatan syukuran dan silaturahmi bulanan di Kantor DPP YLBH GARDA SAKERA, Jabon, depan Universitas Bina Sehat, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap bulan tersebut menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat solidaritas organisasi, serta membangun sinergi antaranggota dalam menjalankan tugas memberikan bantuan hukum kepada masyarakat. Acara dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, penasihat hukum (advokat), staf paralegal, anggota YLBH GARDA SAKERA dari berbagai wilayah di Kabupaten Mojokerto, serta perwakilan anggota dari sejumlah daerah di Jawa Timur.
Selain menjadi forum silaturahmi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi internal organisasi. Berbagai agenda dibahas, mulai dari evaluasi program kerja, penguatan komitmen pelayanan hukum, hingga penyusunan strategi pendampingan terhadap berbagai perkara yang sedang ditangani. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan makan bersama, diskusi organisasi, dan evaluasi kinerja sebagai bentuk rasa syukur atas kepercayaan masyarakat kepada YLBH GARDA SAKERA.

Ketua DPP YLBH GARDA SAKERA, Adi Nova, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan syukuran bulanan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, syukuran bulanan ini rutin kami adakan. Ini adalah momen bagi kami, keluarga besar YLBH GARDA SAKERA, untuk bersyukur atas kepercayaan masyarakat, sekaligus menjadi ajang evaluasi agar pelayanan kami ke depan semakin baik, khususnya dalam membantu masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan hukum,” ujar Adi Nova.
Adi Nova menambahkan bahwa forum tersebut juga menjadi ruang strategis untuk membahas berbagai langkah pendampingan terhadap perkara-perkara yang ditangani secara pro bono atau bantuan hukum secara cuma-cuma. Menurutnya, pelayanan hukum yang profesional harus dibangun melalui kekompakan seluruh unsur organisasi, mulai dari pengurus, advokat, paralegal, hingga seluruh anggota yang berada di berbagai daerah.

Ia menilai solidaritas yang kuat menjadi modal utama dalam memperluas akses masyarakat terhadap keadilan dan memastikan setiap warga, khususnya kelompok rentan dan masyarakat kurang mampu, memperoleh pendampingan hukum yang layak tanpa diskriminasi.
“Semoga dengan kekompakan yang terus terjalin, YLBH GARDA SAKERA semakin solid dan terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat, khususnya di Mojokerto dan Jawa Timur,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, DPP YLBH GARDA SAKERA kembali menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme organisasi, memperkuat solidaritas internal, serta menghadirkan pelayanan hukum yang cepat, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. Organisasi juga bertekad untuk terus memberikan edukasi hukum, advokasi, serta pendampingan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan akses keadilan yang merata.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, silaturahmi, dan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan, kebersamaan, serta semangat menjaga tali persaudaraan di antara seluruh keluarga besar YLBH GARDA SAKERA. Momen tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi organisasi dalam menjalankan misinya sebagai lembaga bantuan hukum yang berpihak kepada masyarakat, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta berkontribusi dalam mewujudkan keadilan bagi seluruh warga negara.(Red).
