
MOJOKERTO – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangsal Mejoyo, Kabupaten Mojokerto, mendapat sambutan positif dari masyarakat. Program yang merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat ini dinilai sangat membantu, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang berisiko mengalami stunting.Senin (8/6/2026)
Penyaluran makanan bergizi gratis tersebut berlangsung di Desa Mejoyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Salah satu kader stunting Desa Mejoyo, Sutatik, mengaku sangat senang dengan adanya program tersebut karena manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan

“Saya sangat senang dengan adanya makanan bergizi gratis ini. Program dari pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para penerima, khususnya ibu hamil dan ibu menyusui,” ujar Sutatik.
Ia menjelaskan, pada penyaluran kali ini terdapat 19 porsi besar yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan ibu menyusui, serta 38 porsi kecil yang diberikan kepada sasaran lainnya. Seluruh makanan tersebut disiapkan dan didistribusikan oleh SPPG Bangsal Mejoyo dengan memperhatikan kebutuhan gizi para penerima.
Sementara itu, Kepala SPPG Bangsal Mejoyo, Abi Gail Sidon, menegaskan bahwa setiap menu yang disajikan telah disesuaikan dengan rekomendasi ahli gizi guna memastikan kandungan nutrisi yang seimbang dan sesuai kebutuhan penerima manfaat.
“Kami dari pihak SPPG Bangsal Mejoyo selalu menyesuaikan menu yang diberikan berdasarkan arahan dan rekomendasi ahli gizi. Tujuannya agar kebutuhan nutrisi penerima dapat terpenuhi dengan baik,” jelasnya.

Melalui program MBG ini, pemerintah berharap angka stunting dapat ditekan serta kesehatan ibu dan anak semakin meningkat. Selain itu, program tersebut juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.(Harry)
