
Mojokerto – Keluhan warga terkait kondisi lampu penerangan jalan umum (PJU) di Jalan Raya Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, mulai mendapat perhatian dari dinas terkait. Warga melaporkan salah satu tiang dan lampu PJU di kawasan tersebut terlihat miring dan hampir jatuh sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.
Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas pada malam hari. Selain berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan apabila roboh sewaktu-waktu, penerangan yang kurang maksimal juga dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas di kawasan tersebut.
Beberapa warga sekitar mengaku khawatir dengan kondisi lampu PJU yang terlihat tidak stabil. Mereka berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan agar aktivitas masyarakat tetap aman dan nyaman, khususnya pada malam hari.
Menanggapi laporan tersebut, pihak dinas yang membidangi penerangan jalan umum Kabupaten Mojokerto menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi terkait fasilitas umum. Salah satu pegawai dinas PJU Kabupaten Mojokerto mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan warga dengan menurunkan tim ke lokasi.
“Terima kasih atas laporan warga. Kami akan menugaskan tim ke lapangan untuk menindaklanjuti terkait lampu PJU tersebut,” ujarnya pada Rabu (20/5/2026).
Jalan Raya Jetis sendiri merupakan jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan setiap hari, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Karena itu, keberadaan lampu penerangan jalan dinilai sangat penting untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan menjaga kenyamanan masyarakat sekitar.
Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar fasilitas penerangan jalan kembali berfungsi optimal dan tidak membahayakan pengguna jalan.(Red)
