
Mojokerto – Pengerjaan pengatapan di kawasan Makam Troloyo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, kini telah selesai dilaksanakan. Proyek yang bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2025 tersebut diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan para peziarah dan wisatawan yang berkunjung ke situs bersejarah tersebut.
Berdasarkan data yang dihimpun, pekerjaan pengatapan ini memiliki nomor kontrak 0564/L6.12/LK.00.00/PBJ/2025 tertanggal 4 Agustus 2025, dengan nilai anggaran sebesar Rp 179.119.700,00. Proyek ini dikerjakan oleh CV Inaro Erflog Indonesia dengan waktu pelaksanaan selama 60 hari kalender.

Kepala Desa Sentonorejo, Sodik, menyampaikan apresiasinya atas selesainya pembangunan tersebut. Menurutnya, keberadaan pengatapan baru ini sangat penting, terutama di area Makam Tujuh yang merupakan salah satu situs peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit.
“Kami sangat senang dengan adanya pembangunan pengatapan ini. Terutama di Makam Tujuh yang memiliki nilai sejarah tinggi. Dengan perbaikan ini, masyarakat yang datang berkunjung bisa lebih nyaman,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Makam Troloyo sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata religi sekaligus situs bersejarah yang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah. Kondisi sebelumnya yang belum memiliki peneduh optimal kerap menjadi keluhan pengunjung, terutama saat cuaca panas maupun hujan.
Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan kawasan Makam Troloyo semakin tertata dan mampu menarik lebih banyak pengunjung. Selain itu, pelestarian situs sejarah juga dapat berjalan seiring dengan peningkatan fasilitas yang memadai bagi masyarakat.(Red)
