
MOJOKERTO – Memperingati Hari Kartini, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Mojokerto dan Kabupaten Banyuwangi menyatakan komitmen bersama dalam mengawal isu perempuan serta mendorong kesetaraan gender di wilayah masing-masing.
Komitmen tersebut disampaikan oleh Bro Riki Okk, yang mewakili kepemimpinan muda DPD PSI Kabupaten Mojokerto, bersama Nur Khasanah dari Bidang Perempuan DPD PSI Kabupaten Banyuwangi.
Dalam pernyataannya, Riki menegaskan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini harus diwujudkan dalam kebijakan nyata, bukan sekadar perayaan simbolik. Menurutnya, akses terhadap pendidikan, ekonomi, dan ruang politik harus terbuka luas bagi perempuan di era modern.
“Kartini adalah simbol keberanian dalam membuka akses. Saat ini, tugas kita memastikan tidak ada lagi pembatasan, baik dalam pendidikan maupun partisipasi politik perempuan,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Khasanah menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan. Ia menekankan bahwa kemandirian ekonomi serta perlindungan hukum menjadi kunci utama dalam menciptakan kesetaraan.
Kolaborasi lintas daerah ini mencakup pertukaran data dan program, termasuk pelatihan kepemimpinan perempuan dan literasi keuangan bagi ibu rumah tangga. Selain itu, kedua DPD juga akan mendorong kebijakan daerah yang responsif gender serta menciptakan ruang politik yang aman bagi kader perempuan.
Melalui sinergi ini, PSI berharap suara perempuan di Jawa Timur semakin kuat dan mampu mendorong perubahan nyata di tingkat kebijakan publik.(Red)
