
SIDOARJO — Upaya meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi terus dilakukan di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya melalui proyek Peningkatan Jalan Kebonagung–Tambak Kemerakan (Ljt) (Ruas Kebonagung–Kemasan) yang menjadi bagian dari pekerjaan konstruksi pada sektor jalan dan konektivitas wilayah.
Proyek tersebut berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air sebagai satuan kerja terkait. Kehadiran pembangunan dan peningkatan jalan ini diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sidoarjo.
Berdasarkan data pengadaan yang tersedia, proyek dengan jenis pengadaan Pekerjaan Konstruksi tersebut memiliki pagu anggaran sebesar Rp18.997.778.682,00, sementara HPS tercatat Rp18.997.702.846,65.
Dalam proses pengadaan, harga terkoreksi tercatat sebesar Rp18.079.132.276,67, dengan nilai yang sama tercantum sebagai harga penawaran pemenang.
Adapun perusahaan yang tercatat sebagai pemenang adalah PT Bangun Konstruksi Persada, yang beralamat di Jl. Ketintang Madya Cempaka No. 14, Surabaya, Jawa Timur.

Infrastruktur Jalan untuk Mendukung Aktivitas Masyarakat
Peningkatan ruas ini diharapkan memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, serta konektivitas kawasan.
Jalan yang memiliki kondisi baik bukan hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Infrastruktur yang memadai dapat membantu memperlancar perjalanan masyarakat sekaligus meningkatkan efisiensi aktivitas perekonomian.
Karena itu, pelaksanaan pekerjaan konstruksi dituntut mengedepankan kualitas, ketepatan spesifikasi, keselamatan kerja, serta kepatuhan terhadap ketentuan pengadaan pemerintah. Transparansi dan pengawasan juga menjadi bagian penting agar pembangunan yang menggunakan anggaran publik benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Harapan untuk Infrastruktur yang Berkualitas
Peningkatan Jalan Kebonagung–Kemasan diharapkan tidak sekadar menghasilkan jalan yang lebih baik secara fisik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.
Keberhasilan proyek pada akhirnya tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran atau selesainya pekerjaan, melainkan dari kualitas hasil pembangunan, ketahanan infrastruktur, keselamatan pengguna jalan, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab, peningkatan konektivitas di Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat terus mendukung pergerakan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (Redaksi).
