
Mojokerto – Kondisi atap Pendopo Balai Desa Dukuhngarjo, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, dilaporkan mulai mengalami kerusakan cukup serius. Sejumlah bagian rangka atap terlihat keropos akibat usia bangunan, sehingga dikhawatirkan berpotensi ambrol dan membahayakan keselamatan masyarakat yang datang untuk mengurus keperluan di kantor desa.
Salah seorang warga Dusun Ngarjo, Sumarlik, mengaku prihatin melihat kondisi bangunan tersebut. Menurutnya, pendopo balai desa merupakan fasilitas umum yang setiap hari dimanfaatkan warga untuk berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan. Karena itu, ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian.

“Saya sebagai warga berharap ada pembangunan atau rehabilitasi Pendopo Balai Desa Dukuhngarjo supaya tidak sampai ambrol. Jika dibiarkan, kami khawatir dapat membahayakan warga yang datang ke balai desa,” ujar Sumarlik, Senin (29/6/2026).
Harapan serupa juga disampaikan Sekretaris Desa Dukuhngarjo, Habib. Ia mengatakan kondisi bangunan memang sudah memerlukan perbaikan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan aman dan nyaman.
“Kami berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto maupun dukungan dari DPRD Kabupaten Mojokerto yang membidangi pembangunan, sehingga rehabilitasi pendopo ini dapat segera direalisasikan,” katanya.
Warga berharap usulan perbaikan tersebut dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah. Selain berfungsi sebagai pusat pelayanan administrasi desa, pendopo juga sering digunakan untuk kegiatan musyawarah, pertemuan warga, serta berbagai agenda sosial kemasyarakatan.
Dengan kondisi atap yang semakin rapuh, masyarakat berharap pemerintah segera melakukan survei teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan bangunan. Langkah tersebut dinilai penting agar proses rehabilitasi dapat segera dilakukan sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengakibatkan kerugian maupun membahayakan keselamatan warga.(Hr)
