
Mojokerto – Kondisi bangunan mushola di SDN Wonorejo 1, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, yang dilaporkan sudah rapuh akhirnya mendapat respons dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Penanganan cepat dilakukan menyusul adanya laporan terkait kerusakan pada fasilitas umum tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Amzar Ashari Siregar, SH., MM., saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Siap, besok tim kami ke sana. Terima kasih atas informasinya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Wonorejo 1 mengungkapkan bahwa pihak dinas telah datang langsung ke lokasi untuk melakukan survei kondisi bangunan. “Sudah direspons dari dinas pendidikan, kemarin sudah ke sini dan dilakukan survei karena ada laporan kerusakan di
fasilitas umum mushola,” jelasnya.

Ia menambahkan, hasil dari survei tersebut nantinya akan menjadi dasar pengajuan perbaikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses perbaikan sehingga mushola dapat kembali digunakan dengan aman oleh siswa dan guru.
Kondisi mushola yang mulai rapuh sebelumnya dikhawatirkan membahayakan keselamatan, terutama saat digunakan untuk kegiatan ibadah. Oleh karena itu, pihak sekolah dan masyarakat menyambut baik respons cepat dari dinas pendidikan.
Dengan adanya tindak lanjut ini,
, diharapkan proses perbaikan dapat segera direalisasikan.
Mushola sebagai sarana penunjang kegiatan keagamaan di sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa, sehingga keberadaannya perlu dijaga dalam kondisi yang layak dan aman digunakan.(Red)
