
Mojokerto – Kondisi jalan ambles di kawasan jembatan Jalan Raya Sidomulyo–Keniten, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Kerusakan yang berada tepat di area jembatan tersebut dinilai membahayakan pengendara, terutama sepeda motor dan kendaraan roda empat yang melintas setiap hari.
Salah satu warga Desa Kedunguneng, Kecamatan Bangsal, Rozii, mengaku sangat terkejut saat melintasi jalur tersebut. Menurutnya, jalan yang ambles terlihat cukup dalam sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan apabila pengendara kurang berhati-hati saat berkendara.
“Saya lewat begitu kaget melihat jalan yang ambles. Kondisinya sangat begitu membahayakan, apalagi kalau saat pengendara tidak begitu konsentrasi saat berkendara bisa jatuh,” ujar Rozii, Selasa (26/5/2026).
Selain kerusakan jalan, warga juga menyoroti minimnya tanda peringatan di lokasi. Pada malam hari, kondisi tersebut dinilai semakin berisiko karena penerangan di sekitar jalan tidak terlalu terang. Masyarakat berharap pemerintah daerah segera memasang pembatas atau rambu peringatan agar pengguna jalan lebih waspada ketika melintas.
Warga juga meminta agar perbaikan segera dilakukan sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas. Jalan Raya Sidomulyo–Keniten sendiri merupakan salah satu akses penting yang sering digunakan warga untuk aktivitas sehari-hari maupun distribusi barang.
Menanggapi laporan masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto disebut telah menerima informasi terkait kondisi jalan ambles tersebut. Hingga kini warga masih menunggu tindak lanjut dan penanganan cepat dari pihak terkait demi menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas di wilayah Bangsal.
