
MOJOKERTO — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Ribuan warga dari enam dusun tumpah ruah mengikuti dan menyaksikan Karnaval Kemerdekaan yang digelar pada Minggu, 9 Agustus 2026.
Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan dan kreativitas masyarakat tersebut mengambil titik start di Dusun Gondoruso dan berakhir di Dusun Rembu. Enam dusun turut ambil bagian, yakni Japanan Lor, Japanan Kidul, Gondoruso, Rembu Lor, Rembu Tengah, dan Rembu Kidul.
Sejak iring-iringan peserta diberangkatkan, antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang jalur. Warga dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak, pemuda hingga orang tua, ikut meramaikan karnaval dengan beragam kostum, atribut Merah Putih dan kreasi yang menggambarkan semangat kemerdekaan.

Karnaval secara langsung dibuka dan dilepas oleh Kepala Desa Japanan Asmiyanto. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Asmiyanto, karnaval bukan sekadar hiburan untuk memperingati kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarwarga Desa Japanan.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan tertib. Semoga karnaval ini berjalan lancar, aman dan tidak ada kendala sampai seluruh peserta tiba di tempat finish,” ungkap Asmiyanto saat memberikan sambutan dan melepas peserta.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, kelancaran karnaval bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa dan petugas keamanan, tetapi membutuhkan kesadaran seluruh peserta maupun masyarakat yang berada di sepanjang jalur.
Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 0815/06 Kemlagi Kapten Inf Sudirman, S.H., serta Kapolsek Kemlagi AKP Marianto. Unsur pengamanan dari Linmas dan kepolisian turut diterjunkan untuk membantu pengaturan jalur serta memastikan iring-iringan peserta berjalan tertib.
Kapolsek Kemlagi AKP Marianto juga memberikan imbauan kepada peserta agar memperhatikan jarak antarrombongan selama mengikuti karnaval.
“Semua peserta kami harap menjaga jarak. Jangan terlalu jauh supaya bisa berjalan tertib, rapi dan teratur,” paparnya.
Menurutnya, pengaturan jarak antarrombongan penting mengingat kegiatan melibatkan banyak peserta dan masyarakat yang memadati sejumlah titik di sepanjang rute.
Enam Dusun, Satu Semangat Kemerdekaan
Sepanjang perjalanan dari Gondoruso menuju Rembu, suasana karnaval semakin semarak. Masyarakat yang berada di sepanjang jalur memberikan dukungan dan menyaksikan berbagai atraksi serta kreativitas yang ditampilkan peserta.
Berbagai atribut bernuansa Merah Putih menghiasi rombongan. Kostum unik, dekorasi, serta kreasi warga menjadi hiburan tersendiri sekaligus menggambarkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Karnaval tersebut juga menjadi ruang kebersamaan bagi berbagai lapisan masyarakat. Anak-anak, pemuda, orang tua, hingga kelompok masyarakat dari enam dusun berbaur dalam satu kegiatan dengan membawa semangat persatuan dan gotong royong.
SPPG Amanah Bawa Pesan Makanan Bergizi
Ada sisi menarik dalam pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan Desa Japanan tahun ini. SPPG Amanah turut mengambil bagian dalam iring-iringan peserta dengan membawa pesan mengenai pentingnya pemenuhan makanan bergizi bagi masyarakat, terutama anak-anak.
SPPG Amanah yang berada di wilayah Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, milik S. Marlinda I.K., memanfaatkan momentum karnaval untuk memperkenalkan keberadaan program SPPG kepada masyarakat.
Perwakilan SPPG Amanah mengatakan, keikutsertaan tersebut menjadi salah satu cara untuk lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menyampaikan edukasi sederhana mengenai pentingnya makanan bergizi bagi tumbuh kembang anak.
“Acara yang diadakan hari Minggu ini bisa mengenalkan program SPPG kepada masyarakat, khususnya Desa Japanan. Makanan bergizi yang disediakan dari program SPPG diharapkan benar-benar bisa bermanfaat bagi anak Indonesia agar sehat,” ujarnya.
Tidak hanya membawa pesan edukasi, peserta SPPG Amanah juga membagikan sayur-mayur kepada masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Pembagian sayuran tersebut menjadi bagian dari kampanye sederhana untuk mengajak masyarakat lebih mengenal pentingnya konsumsi sayur sebagai bagian dari pola makan sehat yang mendukung kesehatan keluarga serta pertumbuhan anak.
Pesan mengenai makanan bergizi tersebut menjadi warna tersendiri dalam karnaval. Di tengah suasana hiburan dan perayaan kemerdekaan, masyarakat juga diajak untuk memberikan perhatian terhadap kesehatan serta kebutuhan gizi generasi penerus bangsa.
Berjalan Aman dan Kondusif
Dengan dukungan masyarakat, pemerintah desa, unsur TNI-Polri, Linmas, serta berbagai pihak yang terlibat, pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan Desa Japanan berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.
Kegiatan yang dimulai dari Dusun Gondoruso dan berakhir di Dusun Rembu tersebut tidak hanya menjadi agenda untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan antarwarga dari enam dusun.
Semangat Merah Putih yang ditunjukkan masyarakat Desa Japanan memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk menumbuhkan persatuan, mempererat gotong royong, menyalurkan kreativitas masyarakat, sekaligus menyampaikan berbagai pesan positif bagi kehidupan bermasyarakat.
Kemeriahan karnaval akhirnya bukan hanya tentang arak-arakan dan kostum, melainkan juga tentang bagaimana masyarakat bersama-sama menjaga semangat kebersamaan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan generasi penerus.
Jurnalis: Yustinia.
