
Mojokerto – Sebuah pohon besar yang telah lama mati di Jalan Hayam Wuruk, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, akhirnya dilakukan pemangkasan pada Jumat (29/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh tim gabungan dari berbagai instansi guna mengantisipasi bahaya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Proses pemotongan dan pemangkasan pohon dilakukan bersama oleh tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto, DPRKP2 Kabupaten Mojokerto, Polsek Mojosari, tim Kecamatan Mojosari, PLN Mojosari, serta PUPR Jalan Nasional. Selain itu, kegiatan juga mendapat bantuan dari relawan Integritas Sukarelawan Mojokerto (ISM).

Keberadaan pohon mati tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan, terutama saat terjadi angin kencang maupun hujan deras. Kondisi batang dan ranting yang mulai rapuh dikhawatirkan dapat tumbang sewaktu-waktu dan membahayakan pengendara maupun warga sekitar yang melintas di jalur tersebut.
Ketua ISM Mojokerto, Agus W, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan pemangkasan pohon tersebut. Menurutnya, langkah cepat dari tim gabungan menjadi bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat.

“Alhamdulillah pohon yang sangat berbahaya ini sudah dipangkas atau dipotong supaya bisa aman bagi masyarakat, baik pengendara maupun warga yang lewat saat angin kencang ataupun musim hujan,” ujar Agus W.
Warga sekitar pun mengapresiasi kerja sama lintas instansi tersebut. Mereka berharap kegiatan penanganan pohon rawan tumbang dapat terus dilakukan secara berkala demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di wilayah Mojosari dan sekitarnya.(Harry)
