
MOJOKERTO – Di tengah kepedihan akibat musibah kebakaran yang meluluhlantakkan tempat tinggalnya, secercah harapan datang melalui kepedulian sosial. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Mojokerto menunjukkan bahwa solidaritas bukan sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Pada Selasa (20/10/2026), jajaran LIRA Kabupaten Mojokerto menyalurkan santunan berupa uang tunai dan paket sembako kepada Yasantoro, seorang lansia berusia 67 tahun yang menjadi korban kebakaran rumah di Dusun Kademangan, Desa Dlanggu, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.
Aksi kemanusiaan tersebut dipimpin jajaran DPD LIRA bersama Bupati LIRA. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus upaya meringankan beban korban yang harus menghadapi kenyataan pahit setelah rumahnya dilaporkan mengalami kebakaran sekitar dua minggu sebelumnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat peristiwa kebakaran berlangsung, Yasantoro diketahui sedang berada seorang diri di dalam rumah. Musibah tersebut menjadi perhatian jajaran LIRA hingga akhirnya mendorong dilaksanakannya aksi sosial untuk membantu korban melewati masa sulit pascakebakaran.
Kehadiran jajaran LIRA di tengah masyarakat menjadi pesan kuat bahwa kepedulian sosial tidak boleh berhenti pada kata-kata. Di saat sebagian masyarakat masih berjuang memulihkan kondisi akibat bencana, uluran tangan dan perhatian sesama menjadi kekuatan tersendiri untuk membangkitkan kembali semangat kehidupan.
Penyaluran santunan uang tunai dan sembako ini sekaligus menegaskan komitmen LIRA Kabupaten Mojokerto dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan dan membutuhkan perhatian.
Lebih dari sekadar menyerahkan bantuan, aksi tersebut menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan harus selalu berada di atas kepentingan lainnya. Sebab, kehadiran organisasi di tengah masyarakat bukan hanya diukur dari besarnya nama, melainkan sejauh mana manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
LIRA HADIR UNTUK RAKYAT
Melalui kegiatan sosial ini, LIRA Kabupaten Mojokerto berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban Yasantoro sekaligus menjadi pengingat bahwa korban musibah tidak harus menghadapi masa sulit seorang diri.
Solidaritas, kepedulian, dan gotong royong menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat. Di tengah duka akibat kebakaran, aksi kemanusiaan LIRA menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun dapat menghadirkan harapan besar bagi mereka yang membutuhkan.
Karena sejatinya, ketika rakyat tertimpa musibah, kepedulian tidak boleh datang terlambat. (Redaksi).
