
MOJOKERTO — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Mojokerto memperkuat konsolidasi internal sekaligus memantapkan struktur Satuan Tugas (Satgas) pengawalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan yang dirangkai dengan agenda konsolidasi keanggotaan, pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan seragam organisasi tersebut berlangsung pada Jumat–Sabtu, 7–8 Agustus 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kegiatan dipusatkan di Villa Pacet, Jalan Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan dipimpin Siti Ulfa, selaku Bendahara DPD LIRA Kabupaten Mojokerto. Sementara materi utama disampaikan Herianto, Sekretaris Daerah DPD LIRA Kabupaten Mojokerto.
Perkuat Konsolidasi dan Validasi Data Anggota
Dalam materi konsolidasi keanggotaan, Herianto menekankan pentingnya pembenahan administrasi dan data organisasi. Langkah tersebut dilakukan melalui verifikasi data anggota, pemutakhiran identitas, serta memastikan nomor kontak anggota tetap aktif dan dapat digunakan untuk kebutuhan koordinasi organisasi.
Selain itu, dilakukan pemetaan anggota aktif dan nonaktif sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi. Para anggota juga mendapatkan pemahaman mengenai hak, kewajiban, serta disiplin organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) LIRA.
Mekanisme keanggotaan resmi serta langkah pengaktifan kembali anggota yang belum aktif turut menjadi bagian pembahasan dalam konsolidasi tersebut.
KTA dan Seragam Jadi Identitas Organisasi
Agenda berikutnya membahas pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan seragam organisasi.
Herianto menjelaskan bahwa KTA menjadi salah satu bukti identitas dan keanggotaan resmi anggota LIRA. Proses yang dibahas meliputi pengisian dan verifikasi data, pencetakan hingga mekanisme distribusi KTA kepada anggota.
Sementara untuk seragam, peserta menyepakati model, spesifikasi, serta identitas resmi yang akan digunakan dalam kegiatan organisasi. Penggunaan seragam juga akan menjadi bagian dari ketertiban anggota ketika menjalankan tugas lapangan maupun menghadiri kegiatan resmi LIRA.
Pemantapan Satgas Pengawalan Program MBG
Pembahasan utama dalam kegiatan tersebut diarahkan pada pemantapan pembentukan Satgas Independen Pengawalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Materi mencakup dasar hukum serta arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LIRA terkait pengawalan program MBG. Struktur Satgas yang terdiri atas ketua, sekretaris, bendahara dan sejumlah seksi bidang juga telah dipersiapkan beserta pembagian tugas dan kewenangannya.
Adapun bidang yang menjadi fokus pengawalan meliputi:
- Seksi Pemantauan Mutu dan Porsi Makanan, yang berfokus pada aspek kualitas serta kesesuaian porsi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
- Seksi Transparansi Anggaran dan Keuangan, yang diarahkan pada pemantauan aspek transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran.
- Seksi Ketepatan Sasaran Penerima Manfaat, yang bertugas memperhatikan kesesuaian penerima program dengan sasaran yang telah ditetapkan.
- Seksi Hukum, Dokumentasi dan Hubungan Media, yang menangani aspek dokumentasi, koordinasi hukum serta penyampaian informasi kepada publik melalui media.
Selain struktur organisasi, forum juga membahas mekanisme pelaporan hasil pengawalan secara berkala kepada DPD LIRA. Kode etik Satgas saat berada di lapangan, pola koordinasi dengan instansi pemerintah, sinergi dengan media dan mitra organisasi, hingga penyusunan jadwal kerja serta rencana kunjungan lapangan ke lokasi penyediaan dan distribusi MBG turut menjadi pembahasan.
Dorong Soliditas dan Kemitraan dengan Pemerintah
Dalam sesi arahan dan saran, Wakil Bupati LIRA Kabupaten Mojokerto, Mas Pitono, mengingatkan seluruh jajaran agar menjaga soliditas dan membangun kerja sama yang erat dalam setiap kegiatan organisasi.
Menurutnya, kekompakan seluruh anggota menjadi modal penting agar setiap langkah organisasi dapat berjalan terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dengan tujuan utama mewujudkan kesejahteraan umat.
Sementara itu, Bupati LIRA Kabupaten Mojokerto berpesan kepada seluruh pengurus dan anggota agar terus membangun kemitraan serta bekerja secara solid bersama pemerintah.
Kemitraan tersebut dinilai penting agar LIRA dapat menjalankan fungsi pengawasan dan pengawalan terhadap berbagai kebijakan secara konstruktif, sehingga pelaksanaannya tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Komitmen Pengawalan Transparan dan Akuntabel
Kegiatan konsolidasi ditutup dengan diskusi terbuka, penyamaan persepsi, serta kesepakatan bersama untuk menjalankan pengawalan program MBG secara transparan dan akuntabel.
Melalui konsolidasi tersebut, DPD LIRA Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk memperkuat internal organisasi sekaligus mempersiapkan Satgas yang memiliki pembagian tugas jelas dalam melakukan pengawalan di lapangan.
Pengawalan MBG diharapkan dapat dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai koridor organisasi, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama.
(Redaksi)
