{"id":1844,"date":"2026-10-01T15:45:53","date_gmt":"2026-10-01T15:45:53","guid":{"rendered":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/?p=1844"},"modified":"2026-10-02T03:13:13","modified_gmt":"2026-10-02T03:13:13","slug":"proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/","title":{"rendered":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"769\" src=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-1024x769.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1851\" srcset=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-767x576.jpg 767w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-1536x1153.jpg 1536w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>MOJOKERTO \u2013<\/strong> Proyek konstruksi rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini menjadi sorotan. Pekerjaan yang menelan anggaran mencapai <strong>Rp1.436.451.421,99<\/strong> dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 tersebut menuai tanda tanya serius menyusul adanya dugaan ketidaksesuaian metode pelaksanaan konstruksi di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proyek yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Kesehatan itu seharusnya menjadi bagian dari peningkatan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan masyarakat. Namun, munculnya dugaan persoalan pada pekerjaan pembesian hingga pengecoran beton justru memunculkan pertanyaan mengenai kualitas konstruksi dan efektivitas pengawasan. (6 September 2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggaran miliaran rupiah bukan angka kecil. Ketika kualitas pekerjaan mulai dipertanyakan, publik tentu berhak mendapatkan penjelasan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANGGARAN Rp1,43 MILIAR, KUALITAS KONSTRUKSI JADI TANDA TANYA<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan informasi dokumen pekerjaan, proyek tersebut memiliki rincian sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Kegiatan:<\/strong> Rehabilitasi dan Pemeliharaan Puskesmas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pekerjaan:<\/strong> Belanja Modal Bangunan Gedung Kantor \u2013 Rehabilitasi dan Pemeliharaan Puskesmas Kupang.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lokasi:<\/strong> Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Instansi:<\/strong> Pemerintah Kabupaten Mojokerto \u2013 Dinas Kesehatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nomor SPK:<\/strong> 027\/4493\/416-102.B\/2026.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tanggal SPK:<\/strong> 16 Juli 2026.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Nilai kontrak:<\/strong> Rp1.436.451.421,99.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Waktu pelaksanaan:<\/strong> 120 hari kalender.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Sumber dana:<\/strong> DBHCHT Tahun Anggaran 2026.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Konsultan pengawas:<\/strong> CV RESKINDO WASA.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kontraktor pelaksana:<\/strong> CV FLAMBOYAN.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan nilai kontrak lebih dari Rp1,4 miliar, pekerjaan tersebut semestinya dilaksanakan berdasarkan spesifikasi teknis, gambar kerja, metode pelaksanaan, serta standar mutu konstruksi yang telah ditetapkan dalam dokumen kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, dugaan kondisi pekerjaan di lapangan justru memunculkan pertanyaan: apakah setiap tahapan konstruksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan teknis?<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>PEMBESIAN KOLOM DIDUGA TAK SESUAI METODE, FONDASI KUALITAS BANGUNAN DIPERTANYAKAN<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"769\" src=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1-1024x769.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1854\" srcset=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1-767x576.jpg 767w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1-1536x1153.jpg 1536w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009432-1.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sorotan mengarah pada pekerjaan struktur beton bertulang, khususnya rangkaian besi tulangan kolom yang menjadi bagian penting dalam sistem penopang bangunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konstruksi beton bertulang, besi tulangan utama berfungsi membantu menahan gaya tarik dan tekan, sedangkan begel atau sengkang berfungsi mengikat tulangan utama, menjaga posisinya, serta memberikan pengekangan pada elemen kolom.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apabila pemasangan tulangan utama maupun sengkang tidak mengikuti gambar kerja dan spesifikasi teknis, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas serta kinerja struktur bangunan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dugaan ketidaksesuaian metode pembesian ini perlu mendapatkan pemeriksaan teknis secara serius. Bukan sekadar melihat apakah besi sudah terpasang, melainkan memastikan diameter, jarak antarbegel, panjang penyaluran, sambungan, selimut beton, dan konfigurasi tulangan sesuai perencanaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebab, kesalahan yang tertutup adukan beton bukan berarti persoalan konstruksi telah selesai. Justru pada tahap itulah pemeriksaan dan pengawasan menjadi sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>BETON DIDUGA KEROPOS! MUTU PENGECORAN PATUT DIPERIKSA<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Persoalan semakin menjadi perhatian ketika hasil pengecoran beton disebut memperlihatkan adanya rongga, pori-pori, hingga indikasi beton keropos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kondisi tersebut dikenal dalam dunia konstruksi sebagai <em>honeycombing<\/em> atau beton berongga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara teknis, kondisi beton keropos dapat disebabkan sejumlah faktor, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Komposisi campuran beton yang tidak sesuai.<\/li>\n\n\n\n<li>Pemadatan menggunakan alat vibrator yang tidak memadai.<\/li>\n\n\n\n<li>Adukan beton tidak terdistribusi secara merata.<\/li>\n\n\n\n<li>Bekisting tidak rapat sehingga terjadi kebocoran pasta semen.<\/li>\n\n\n\n<li>Tulangan terlalu rapat sehingga menghambat masuknya agregat dan adukan beton.<\/li>\n\n\n\n<li>Proses pengecoran yang tidak mengikuti prosedur pelaksanaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampaknya tidak boleh dianggap sepele. Rongga beton yang signifikan berpotensi mengurangi luas penampang efektif, mengganggu perlindungan tulangan terhadap korosi, serta memengaruhi kekuatan dan durabilitas konstruksi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meski demikian, tingkat kerusakan dan pengaruhnya terhadap keamanan struktur tidak dapat dipastikan hanya berdasarkan tampilan permukaan. Diperlukan pemeriksaan teknis, pengujian material, serta evaluasi oleh tenaga ahli yang kompeten.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"769\" src=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1-1024x769.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1852\" srcset=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1-300x225.jpg 300w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1-767x576.jpg 767w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1-1536x1153.jpg 1536w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009423-1.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>KONSULTAN PENGAWAS DISOROT, JANGAN SAMPAI HANYA JADI PELENGKAP ADMINISTRASI!<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam proyek konstruksi yang menggunakan anggaran publik, keberadaan konsultan pengawas memiliki peran penting untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dokumen kontrak dan spesifikasi teknis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">CV RESKINDO WASA yang tercantum sebagai konsultan pengawas kini turut menjadi perhatian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertanyaan yang patut dijawab adalah: bagaimana proses pengawasan dilakukan ketika pekerjaan pembesian dan pengecoran berlangsung? Apakah pemeriksaan sebelum pengecoran telah dilaksanakan? Apakah terdapat catatan ketidaksesuaian, instruksi perbaikan, atau teguran kepada kontraktor apabila ditemukan pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika memang ditemukan penyimpangan teknis, apakah telah dibuat laporan dan rekomendasi perbaikan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pengawasan konstruksi bukan sekadar memeriksa laporan administrasi atau menyaksikan pekerjaan berlangsung. Pengawasan harus memastikan mutu, volume, metode pelaksanaan, dan kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena itu, pihak konsultan pengawas perlu memberikan penjelasan secara terbuka mengenai pelaksanaan tugasnya dalam proyek tersebut.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2-1024x768.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1857\" srcset=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2-300x225.jpg 300w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2-768x576.jpg 768w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2-1536x1153.jpg 1536w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009418-2.jpg 1599w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>KETUA UMUM LSM LPM-PJK: BETON KEROPOS BUKAN PERSOALAN SEPELE<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketua Umum LSM LPM-PJK (Lembaga Pergerakan Masyarakat \u2013 Peduli Jasa Konstruksi), Samosir, SH, turut memberikan perhatian terhadap dugaan persoalan kualitas pekerjaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, beton yang mengalami pengeroposan setelah proses pengecoran dapat disebabkan oleh sejumlah faktor teknis, mulai dari perbandingan material yang tidak tepat, kelebihan air dalam campuran, kurangnya pemadatan, hingga kesalahan penempatan tulangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menjelaskan bahwa kurangnya pemadatan dapat menyebabkan udara terperangkap di dalam adukan beton sehingga terbentuk rongga. Begitu pula dengan bekisting yang kotor, kebocoran bekisting, dan kualitas campuran yang tidak sesuai dapat memengaruhi kepadatan beton.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, tulangan yang dipasang terlalu rapat dapat menghambat aliran adukan beton sehingga proses pengisian dan pemadatan tidak berjalan sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Beton yang keropos tidak boleh dianggap sebagai persoalan kosmetik semata. Apabila rongga cukup signifikan, kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan, ketahanan, dan perlindungan tulangan di dalam beton. Harus ada pemeriksaan teknis untuk mengetahui penyebab dan tingkat kerusakannya,&#8221; tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menilai bahwa pengawasan sejak tahap pemasangan pembesian hingga pengecoran merupakan bagian penting yang tidak boleh diabaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, apabila ditemukan ketidaksesuaian, kontraktor harus diminta melakukan evaluasi dan perbaikan berdasarkan rekomendasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"769\" src=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564-1024x769.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-1873\" srcset=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564-1024x769.jpg 1024w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564-300x225.jpg 300w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564-767x576.jpg 767w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564-1536x1153.jpg 1536w, https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001010564.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Di Duga Tidak Sesuai Spek<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">APARAT PENEGAK HUKUM DIMINTA TURUN TANGAN, PERIKSA JIKA DITEMUKAN INDIKASI PENYIMPANGAN<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Atas munculnya berbagai dugaan tersebut, LSM LPM-PJK berharap aparat penegak hukum, khususnya Polda Jawa Timur dan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, dapat memberikan perhatian terhadap proyek rehabilitasi Puskesmas Kupang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemeriksaan diharapkan dilakukan secara objektif dan profesional apabila terdapat indikasi penyimpangan dalam penggunaan anggaran maupun pelaksanaan pekerjaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejumlah aspek yang patut ditelusuri meliputi kesesuaian realisasi pekerjaan dengan kontrak, kualitas material, volume pekerjaan, dokumen pengujian beton, laporan konsultan pengawas, serta kesesuaian pembayaran dengan hasil pekerjaan yang benar-benar terpasang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, dugaan kerugian keuangan negara tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan temuan visual. Diperlukan pemeriksaan dokumen, pengujian teknis, dan audit oleh pihak yang berwenang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dugaan ketidaksesuaian metode pelaksanaan konstruksi, khususnya pekerjaan pembesian kolom dan pengecoran beton yang disebut memperlihatkan indikasi rongga atau beton keropos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Kesehatan sebagai instansi terkait, CV FLAMBOYAN sebagai kontraktor pelaksana, CV RESKINDO WASA sebagai konsultan pengawas, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan dan pengendalian proyek.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pekerjaan rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berdasarkan SPK Nomor 027\/4493\/416-102.B\/2026 tertanggal 16 Juli 2026, dengan jangka waktu pelaksanaan 120 hari kalender.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karena terdapat dugaan ketidaksesuaian pekerjaan konstruksi yang berpotensi memengaruhi kualitas dan ketahanan bangunan pelayanan kesehatan, sehingga diperlukan klarifikasi serta pemeriksaan teknis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui pemeriksaan lapangan, pengujian mutu beton, evaluasi pembesian, pemeriksaan dokumen kontrak, penelusuran laporan pengawasan, serta tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan pihak berwenang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">JANGAN BIARKAN DANA PUBLIK BERAKHIR MENJADI BANGUNAN YANG DIPERTANYAKAN MUTUNYA!<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Kualitas bangunannya harus menjadi perhatian utama, bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan berdasarkan tenggat waktu kontrak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggaran DBHCHT sebesar Rp1,43 miliar harus dipertanggungjawabkan melalui hasil pekerjaan yang memenuhi standar mutu dan ketentuan teknis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Publik tidak membutuhkan sekadar bangunan yang tampak selesai dari luar. Masyarakat membutuhkan bangunan yang aman, kokoh, dan layak digunakan untuk memberikan pelayanan kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jangan sampai bangunan terlihat berdiri megah, tetapi kualitas konstruksinya menyisakan tanda tanya. Jangan sampai pengawasan hanya tercatat dalam dokumen, sementara persoalan teknis di lapangan luput dari perhatian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hingga berita ini disusun, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, CV FLAMBOYAN selaku kontraktor pelaksana, dan CV RESKINDO WASA selaku konsultan pengawas belum berhasil dimintai keterangan atau belum memberikan tanggapan atas dugaan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sampai berita ini ditayangkan kepala Dinas belum bisa kami konfirmasi, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan ini, sesuai prinsip keberimbangan dan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Media Membuka Hak jawab<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh para pihak terkait demi menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>(Yohannes<\/strong>\/<strong>TIM INVESTIGASI)<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MOJOKERTO \u2013 Proyek konstruksi rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini menjadi sorotan.<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5,1],"tags":[],"class_list":["post-1844","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-mojokerto","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.1 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"MOJOKERTO \u2013 Proyek konstruksi rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini menjadi sorotan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"SURAT KABAR INDONESIA\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-01T15:45:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-02T03:13:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1201\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"SKI007\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"SKI007\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"SKI007\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/808ec3545ee0300dc9e323ece644f3b9\"},\"headline\":\"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana?\",\"datePublished\":\"2026-10-01T15:45:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T03:13:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/\"},\"wordCount\":1265,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/1001009420-1-1024x769.jpg\",\"articleSection\":[\"Mojokerto\",\"Uncategorized\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/\",\"name\":\"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/1001009420-1-1024x769.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-01T15:45:53+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-02T03:13:13+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/1001009420-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/1001009420-1.jpg\",\"width\":1600,\"height\":1201},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/2026\\\/10\\\/01\\\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/\",\"name\":\"SURAT KABAR INDONESIA\",\"description\":\"Fakta, Tajam,Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#organization\",\"name\":\"SURAT KABAR INDONESIA\",\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG_20260911_085940.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/09\\\/IMG_20260911_085940.png\",\"width\":1776,\"height\":670,\"caption\":\"SURAT KABAR INDONESIA\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/808ec3545ee0300dc9e323ece644f3b9\",\"name\":\"SKI007\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"SKI007\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/suratkabarindonesia.my.id\\\/index.php\\\/author\\\/ski007\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA","og_description":"MOJOKERTO \u2013 Proyek konstruksi rehabilitasi dan pemeliharaan Puskesmas Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kini menjadi sorotan.","og_url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/","og_site_name":"SURAT KABAR INDONESIA","article_published_time":"2026-10-01T15:45:53+00:00","article_modified_time":"2026-10-02T03:13:13+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1201,"url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"SKI007","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"SKI007","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/"},"author":{"name":"SKI007","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#\/schema\/person\/808ec3545ee0300dc9e323ece644f3b9"},"headline":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana?","datePublished":"2026-10-01T15:45:53+00:00","dateModified":"2026-10-02T03:13:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/"},"wordCount":1265,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-1024x769.jpg","articleSection":["Mojokerto","Uncategorized"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/","url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/","name":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana? - SURAT KABAR INDONESIA","isPartOf":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1-1024x769.jpg","datePublished":"2026-10-01T15:45:53+00:00","dateModified":"2026-10-02T03:13:13+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#primaryimage","url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/1001009420-1.jpg","width":1600,"height":1201},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/2026\/10\/01\/proyek-rehabilitasi-puskesmas-kupang-senilai-rp143-miliar-disorot-beton-diduga-keropos-pembesian-dipertanyakan-konsultan-pengawas-di-mana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Proyek Rehabilitasi Puskesmas Kupang Senilai Rp1,43 Miliar Disorot! Beton Diduga Keropos, Pembesian Dipertanyakan, Konsultan Pengawas Di Mana?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#website","url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/","name":"SURAT KABAR INDONESIA","description":"Fakta, Tajam,Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#organization","name":"SURAT KABAR INDONESIA","url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260911_085940.png","contentUrl":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/IMG_20260911_085940.png","width":1776,"height":670,"caption":"SURAT KABAR INDONESIA"},"image":{"@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/#\/schema\/person\/808ec3545ee0300dc9e323ece644f3b9","name":"SKI007","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6f142a0ad2f8cfe6f92abe55f6e15def17fe9ed154bd4f170a2451805f88e87e?s=96&d=mm&r=g","caption":"SKI007"},"url":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/author\/ski007\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1844"}],"version-history":[{"count":7,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1844\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1874,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1844\/revisions\/1874"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/suratkabarindonesia.my.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}